ah rasanya jadi ingin numpahin uneg uneg lagi di blog
Bahas apa ya? ini aja deh, fenomena rokok di kalangan wanita muda yg kayaknya lagi menjamur di kota-kota besar.
One thing for sure, saya mengambil posisi netral untuk gaya hidup merokok bagi cewe. Ya itu hak mereka gitu hahaha. Cuma yg saya agak risih tuh kalo liat cewe, apalagi cewe yg keliatannya cute, baik, sholehah, dll tp ternyata dengan santai dan bangganya merokok di tempat umum kyk kafe, restoran, dll. Rasanya kok ga etis aja gitu ya? hmmm

Ok, kita flashback dulu ke beberapa tahun ke belakang saat saya masih lucu-lucunya di Sekolah Menengah Atas. Ketika saya SMA dulu, fenomena cewe merokok di tempat umum masih sangat jarang. Coba main ke mal, restoran dan tempat umum lain. Jarang dan hampir tak pernah terlihat mereka merokok. Saya punya beberapa saudara perempuan yg perokok juga dan rata-rata mereka hanya mau merokok itu kalau di rumah! Alasannya ya karena gengsi dan malu aja. Toh mereka ternyata masih memandang tak etis ya hahaha
Nah tahun demi tahun berlalu, pengaruh gaya hidup barat semakin kuat dan mengakar ke kultur timur khas Indonesia. Penetrasi Phillip Morris beserta segala jenis propaganda ‘setan’ nya berhasil mengubah paradigma tak etis itu menjadi lumrah di kalangan terpelajar kota besar gitu!
Coba sekarang main ke mal dan tempat umum lainnya. Udah ga aneh kita liat cewe merokok dengan santai dan gayanya ampun dah hahaha. Saya aja udah berhenti total rokok-an dan kalo inget dulu, gayanya ga seedan dan elegan mereka. Di kafe-kafe saat nongkrong dengan teman, bahkan kalau mau lebih ekstrim, cobalah main ke ITB, ya Institut Teknologi Bandung, saat sore hari, susurilah jalanan di pinggiran kampus dan coba perhatikan, banyak sekali fenomena mahasiswa bermain kartu, bersenda gurau dan lihatlah pasti ada mahasiswi yg merokok lho!
Dan yg lebih bikin kecewa lagi adalah coba perhatikan lebih teliti, most of them are educated and heavenly cute!! T.T
shit just happened hahaha. Etapi kalo sempet main-main ke kota kota kecil dan menengah, fenomena ini masih jarang loh. Pernah saya main ke Malang dulu, dan di tempat umum masih belum banyak, bahkan belum ada cewe yg merokok dengan santai dan bangganya. Rupanya nilai-nilai budaya dan ke-etis-an masih melekat di kota-kota menengah dan kecil. Tapi ya siapa yg bisa memprediksi bertahan sampai kapan hahaha
So, sekali lagi, saya ngga menentang cewe merokok, bebas bebas aja, toh itu hak. Tp rasanya agak kurang etis kalo cewe udah terang-terangan ngudud di tempat umum dan jadi ‘konsumsi publik’. Emansipasi? well, I guess not 🙂