10 Perbedaan Entrepreneur dan Karyawan

Jika Anda cermati, ada 2 kelompok besar di dunia ini, yaitu entrepreneur dan karyawan. Kini kita mengerti bahwa keduanya adalah dua elemen yang saling melengkapi untuk menguatkan perekonomian. Namun, berikut adalah beberapa perbedaan karakteristik yang fundamental yang memisahkan keduanya. Mari kita lihat perbedaan-perbedaan tersebut.

#1

Entrepreneur akan mengejar gairah dan tujuan mereka! Mereka tahu dengan persis apa yang mereka ingin lakukan dalam kehidupan. Karyawan hanya memiliki sedikit gairah dan dorongan untuk mencapai tujuan. Mungkin mereka punya mimpi tapi sering mereka patah arang saat berhadapan dengan orang-orang pesimis karena dianggap gila mau menukarkan kemapanan dan kenyamanan hanya untuk stres menjalani gaya hidup entrepreneur yang tidak pasti.

#2

Entrepreneur suka mengendalikan keadaan keuangan mereka dengan ketat. Mereka bekerja dengan perintah sendiri dan menentukan sendiri berapa banyak yang harus mereka dapatkan atas hasil jerih payah mereka. Mereka dengan leluasa akan bisa menentukan bayaran mereka sendiri. Sementara karyawan tidak bisa secara Mandiri menentukan nilai kerja keras mereka. Hal itu sedikit banyak tergantung pada atasan mereka.

#3

Entrepreneur selalu berkata “harus jadi nomor satu”! Tidak ada yang seantusias itu dalam mengucapkan tujuan mereka menjadi nomor satu. Para pegawai menghabiskan waktu untuk meniti karir dan bekerja keras untuk mendaki jenjang karir yang sudah pasti.

#4

Entrepreneur melakukan sesuatu yang bermanfaat! Tak hanya bagi keluarga, entrepreneur juga biasanya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat umum di sekitarnya. Mereka suka memberikan pengaruh positif pada orang lain. Karyawan biasanya mengambil apa yang telah tersedia meskipun itu bukan yang mereka inginkan.

#5

Entrepreneur bisa menghabiskan waktu mereka dengan keluarga dan orang-orang terkasih lebih banyak! Karena mereka memimpin, mereka bisa menentukan waktu untuk keluarga dengan leluasa. Karyawan harus terikat dengan alokasi waktu yang telah ditentukan atasannya agar bisa meluangkan waktu dengan keluarganya. Kini banyak pekerja menghabiskan waktu lebih banyak dengan  para teman kerja dibandingkan keluarganya.

#6

Entrepreneur tak segan ambil risiko! Ini penting karena tanpa keberanian ambil risiko, tidak ada dinamika dalam bisnis dan kehidupan. Risiko memang punya dua mata pisau, yang bisa melukai lawan dan kita sendiri. Entrepreneur tahu bahwa risiko ialah sebuah keharusan untuk mencapai sukses. Pegawai berpikir risiko hanya akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehidupan. Mereka lebih suka bermain aman dan bermental takut untuk kehilangan apa yang sudah mereka kumpulkan.

#7

Entrepreneur menentukan aturan main! Merekalah orang-orang yang bertanggung jawab atas usaha mereka. Mereka menentukan aturan, jam, dan jadwal mereka sendiri. Sementara karyawan mengikuti aturan yang entrepreneur buat. Karyawan melakukan apa yang disuruh, kapan harus dilaksanakan, dan bagaimana seharusnya pekerjaan dilakukan.

#8

Entrepreneur terus perbaiki diri! Mereka membantu orang mengubah dunia. Mereka menemukan hal-hal baru tentang diri mereka dalam setipa langkah bisnis mereka. Tiap entrepreneur memiliki sesuatu untuk diberikan pada masyarakat dan perekonomian agar menjadi lebih baik. Karyawan cenderung terfokus pada diri mereka sendiri dan tidak belajar atau menemukan hal baru tentang diri mereka.

#9

Entrepreneur menantang status quo! Mereka tahu untuk bisa menjadi lebih baik dan makmur dari sekarang mereka harus melakukan sesuatu yang tidak mau dilakukan oleh orang lain. Inilah mengapa banyak orang berpikir orang yang mendirikan usaha sendiri adalah orang gila. Karyawan lebih suka mengikuti orang lain. Mereka suka mengikuti arus/ tren, bahkan jika arus itu menggiring mereka ke sebuah jurang penuh karang!

#10

Entrepreneur SELALU memiliki alasan mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Tanyakan itu pada setiap orang yang memiliki usaha. Mereka tahu alasannya. Alasan itu biasanya dibangun atas dasar emosi dan gairah. Alasan itu bisa berupa inspirasi dari seseorang. Karyawan, sebaliknya, hanya tahu apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka melakukannya, tanpa tahu untuk apa mereka melakukannya.

dikutip dari http://ciputraentrepreneurship.com/component/content/article/37-advise/9118-10-perbedaan-entrepreneur-dan-karyawan.html

============================

mantap! memang benar sepertinya kalo menjalani hidup 9 to 5 alias kerja, mimpi mimpi besar sulit diwujudkan karena keterbatasan waktu yg dimiliki.

Menjadi entrepreneur juga berarti memiliki lebih banyak waktu luang untuk menebar kebaikan, meraih kepuasan hidup dan mencurahkan waktu untuk orang tercinta.

Ayo bercita-cita jadi entrepreneur!

SEBUAH RENUNGAN CALON SARJANA

Dalam “Tesaurus bahasa Indonesia”, “sarjana” = cendekiawan, intelektual, jauhari, sastrawan, akademikus, ilmuwan. Kalau mau lebih jauh lagi, kosakata “sarjana” dipungut dari bahasa Sanskerta:sajjana. Saj-jana”= “Sat-jana”: orang yang patut dihormati, orang dari keturunan terhormat, orang bijaksana, orang baik, orang benar, orang yang memiliki kebijakan sejati.

Bila ditilik, kata sajjana berakar dari kata saras dan jana. “Saras”(bahasa Sanskerta) = “sara” (bahasa Jawa Kuno): sesuatu yang mengalir, air yang mengalir, danau/sungai/kolam dengan airnya yang mengalir, kata-kata (yang mengalir dari mulut Sarasvati), kefasihan berbicara “lancar-indah-jelas” “Jana” (bahasa Sanskerta) = orang /manusia/keturunan.

Jadi, penafsiran etimologi yang mengasalkan “sarjana” dari “saras-jana” mengartikan “sarjana” sebagai: orang yang menerima anugerah “kefasihan berkata-kata” dalam mengungkapkan ajaran “Vedha” secara “’tepat-indah-jelas”. Kalau kita kembali merujuk ke makna kosakata “sarjana” artinya adalah orang yang menguasai bidangnya, cerdas, ahli, pakar dan sejenisnya, maka sesungguhnya kosakata “sarjana” telah mengalami proses penyempitan makna menjadi orang yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi strata 1 (S1) dan seterusnya. Apakah dia ahli atau tidak, menguasai bidangnya atau tidak, pokoknya setelah wisuda, seseorang berhak menyandang gelar kesarjanaan.

Penyempitan makna “sarjana” belakangan ini membawa kita terjebak pada paradigma sempit pendidikan, yang menganggap ijazah adalah segala-galanya. Kuliah hanya untuk sekedar mendapatkan gelar “sarjana” pertanyaannya adalah: Apakah kita sudah menyiapkan diri kita menjadi seorang “Sajjana”? atau yang kita perjuangkan selama ini hanyalah sekedar mengejar title “sarjana”

(disarikan dari: http://jemiesimatupang.wordpress.com/)

Man Jadda Wa Jada, “Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil…”

Pandangan pertama atau karena terbiasa?

mumpung sedang dalam galau state mari meracau sedikit tentang cinta 😛

ok, IMHO, proses seorang manusia jatuh cinta (bisa terhadap apa saja, kecuali Tuhan) itu terbagi jadi 2 cara, yg pertama adalah pada pandangan pertama (yg lebih dikenal dengan istilah love at the first sight) dan yang kedua adalah karena terbiasa (seperti potongan lirik lagu DEWA19 “biar cinta datang karena telah terbiasa“)

untuk kasus yg pertama, Love at the 1st sight menurut hemat saya ini tergolong unik. Fakta bahwa pria itu sangat mudah tertarik pada sesuatu yang bersifat visual, seharusnya membuat mereka lebih gampang mengalami love at the 1st sight, coba bayangin aja kalo tiba-tiba sekelas sama yg cantik, atau sekelompok tugas kuliah umum sama yg manis, atau secara kebetulan ketemu dgn cewe cakep di suatu tempat atau acara, hampir semua pria mudah sekali jatuh cinta pada pandangan pertama.

Dalam penelitian terhadap 1.500 pria dan 1.500 wanita yg dilakukan Alexander Gordon, terungkap bahwa 20 persen (1 dari 5) pria mengatakan pernah jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebaliknya, hanya 10 persen wanita yang mengungkapkan hal serupa dan mayoritas tidak bisa menentukan apakah yang mereka rasakan itu hal yang nyata sampai kencan yang keenam.

Pria pada umumnya lebih mudah kagum pada lawan jenisnya, terutama yang cantik, sehingga rata-rata pria menjawab mereka sudah tiga kali jatuh cinta dalam hidupnya, sedangkan wanita menjawab satu kali. Kekaguman pada sosok wanita yang membuatnya tertarik juga mendorong pria lebih mudah mengucapkan “I love you” pertama kali dan lebih sering bertepuk sebelah tangan.

Nah dr paragraf di atas, muncul deh kasus kedua yaitu cinta karena terbiasa. Wanita lebih pandai membaca situasi sosial dan mengevaluasi apakah ia sungguh jatuh cinta. “Wanita juga cenderung memilih pria yang bisa membuatnya aman dan juga pria yang kelak bisa menjadi ayah yang baik,” katanya.

dan katanya lagi, love at the 1st sight tuh punya kelemahan besar yaitu tanpa adanya folow up action, besarnya kecintaan akan sesuatu akan semakin memudar dan menghilang, apalagi kalo ada yg ‘lebih’ yang bisa menarik perhatian kita hahaha

Ok, dr uraian di atas, saatnya memberi opini pribadi. Bagi saya, ngga dipungkiri memang pria lebih mudah ditarik secara visual. maka dari itulah saya jatuh cinta pertama kali waktu liat video klip SNSD atau waktu pertama kali ngeliat permainan cantik Real Madrid pas jaman Zidane cs. Tp kalo di kehidupan nyata, nampaknya saya ga begitu affected tuh sama yg namanya love at the 1st sight. entah knp kyknya bagi saya rasa tertarik terhadap lawan jenis itu muncul setelah 2-3 kali bertemu, berinteraksi dan merasa nyaman, baru deh muncul perasaan suka.
Tp yah, love at the 1st sight ke cewe juga pernah sih, tp kebanyakan ga dipake follow up karena si target yg nampaknya unrealistic dan cuma ketemu sekali doank hahaha (nasip nasip) 😛

Katempuhan

ok , cerita santai dulu deh. kali ini mengenai kisah 2 hari ke belakang soal saya yg terkesan ‘diteror’ oleh ibunya teman saya.
ceritanya begini, teman saya, anggap saja si X, angkatan 2006 dan di ambang DO. Nah, Sabtu kemarin, waktu saya lagi santai di lab, eh tiba2 hp bunyi dan begitu saya angkat, di seberang sana terdengar suara ibu-ibu panik mencari anaknya yg hilang. Si ibu ini memperkenalkan diri kalau beliau adalah orang tua X dan bilang kalau si X ini sudah 5 hari ga pulang ke rumah om nya (si X adalah orang luar bandung yg menumpang di rumah pamannya di bandung). Kemudian ibu ini bertanya apakah saya melihat dan mengetahui keberadaan si X karena hp nya terus menerus berada di luar jangkauan kalau dihubungi.

Well, saya yg agak kaget ya langsung jawab ga pernah ngeliat seminggu ini, trus kemudian si ibu tambah panik, dan mungkin memang bawaaanya yg agak nyerocos, langsung lah beliau curhat dan menumpahkan unek-unek ke saya selama kurang lebih 30 menit di telepon. weleh. Akhirnya saya mencoba menenangkan si ibu kalau saya akan berusaha menelepon si X ini dan nanti kalau saya sudah tersambung dgn si X akan saya tanya dia dimana tp sy ga akan bilang kalau ibunya nyariin takut dianya kabur lagi 😛

Ok, akhirnya si ibu yg panik bukan main ini mulai tenang dan nampak percaya pada saya. Ya sudah telepon di tutup dan saya coba hubungi eh ternyata ga bs dihubungi saya coba sms ternyata pending, Weleh. 3 jam kemudian si ibu nelepon lagi, beliau makin panik dan curhat lagi ke saya. Mungkin sekitar 10 menit sebelum saya stop karena harus pulang. Bahkan sampai magrib pun beliau menelpon saya lagi dan kemudian mengakhiri dengan sms kalau beliau skrg berada di salah satu hotel di Dago menunggu anaknya ini pulang.Saya pun membalas buat menenangkan si ibu agar jangan panik.

Yang lebih epik lagi, pagi-pagi tadi si ibu kembali menelepon saya, tp kali ini beda, beliau menelepon saya dr rumah salah seorang teman saya di daerah Cimahi dan katanya beliau juga sedang menumpahkan unek-unek di sana. Weleh, weleh. Dari cerita beliau kabarnya beliau ini dan anaknya bukan dari keluarga broken home kok. Keluarganya masih utuh dan harmonis. Cuma dari kesimpulan yg saya tarik di sini, si ibu ini terlalu membebani anaknya dengan ekspektasi tinggi dan si anaknya bedegul banget menurut saya. Kenapa? menurut saya si X pengecut. dia mungkin merasa dia selalu diberi tekanan lebih dan selalu diingatkan untuk kuliah yg bener, selesaikan TA tp dia sering lari dr tanggung jawab dan menghindari kenyataan. Duh yg kayak gini mah susah disembuhinnya

Saya jadi merasa kasian sama ibunya. Beliau rela jauh2 dari luar kota ke bandung buat nyari anaknya, si anaknya udah 5 hari ga pulang dan kabur ntah kemana. Kata beliau juga kejadian ini udah ke-6 kalinya sejak tahun 2010 kemarin dan si anak nampaknya ngga bisa jadi pria sejati karena tindakannya masih seperti pembantu. Katanya pernah sampai seluruh dosen di hubungi ama si ibu sampai ke level petugas lab untuk mencari keberadaan si X yg hilang. eh ternyata si X ditemukan sedang main game online di warnet sampai 4 hari coba. Weleh weleh smoga diberikan yg terbaik deh sama gusti alloh. Dan semoga juga kejadian ini ga terjadi sama saya.

PS : sampai postingan ini di post si X masih belum pulang dan belum diketahui keberadaannya. Si ibu nya besok kabarnya mau lapor polisi. Haduh

* PPS : Katempuhan berasal dari bahasa Sunda yg artinya jadi direpotkan. Dalam kasus ini, saya dan teman saya yg jadi direpotkan karena harus mencari si X. Sebenernya lebih ke tanggung jawab moril sih karena saya merasa kasian. Si ibu nya sempet curhat juga katanya si Y temen si X bahkan ketika dihubungi si Ibu malah bilang “wah ga tau bu” dan menjawab dengan nada ketus begitu. Waduh bisa kualat dan kena karma ente, Y

Friendzone

mumpung ada waktu dikit, share ah tentang fenomena friendzone hahaha

apa sih friendzone itu? menurut wikipedia, ini nih friendzone :

“is a dating term describing a relation in which one partner wants to become intimate romantically while the other prefers to be just friends”

Friendzone sebenernya dipopulerkan ama 9gag.com . tau kan 9gag?
knp sih saya tiba-tiba ingin nulis tentang friendzone?
jawabannya ya karena lagi happening hahaha.

Ok, friendzone itu gampangnya kyk cinta yg bertepuk sebelah tangan tp bukan ditolak. Intinya, misalnya ada cowo ama cewe awalnya temenan, lama kelamaan muncul cinta (misalnya si cowo mulai suka ke si cewe) eh rupanya si cewe cuma menganggap si cowo ga lebih dr sekedar teman, atau paling banter bestfriend lah. lama kelamaan cinta satu sisi tumbuh dan berkembang tanpa dibalas dengan rasa yang sama. Kalo kata orang yg berpengalaman sih cirinya tuh mereka berdua act like couple, sms-an, twitter, facebook, whats app secara intens, curhat-curhatan, hang out bareng, tp dengan impresi yang beda. Salah satu merasa kalau hubungan bakal lanjut ke jenjang yg lebih tinggi, tp yg lain hanya menganggap sebagai teman spesial yg kemungkinan untuk berlanjut ke tingkat yg lebih tinggi adalah 0 besar. Cukup tragis dan menyakitkan sih ya 😦

Well, belakangan ini saya mencoba meriset dan ternyata saya bisa menarik kesimpulan ngaco. Friendzone ini rupanya dipopulerkan ama Ibu J.K. Rowling loh, iya si penulis Harpot. Doi banyak banget menyinggung friendzone di karya Harpot nya. Mungkin pengalaman pribadi beliau kali ya hahaha. Ambil contoh Snape dan Lily Potter, Hermione dan Neville Longbottom, dll 😛

kalo ga percaya nih :

ada lagi nih rada panjang 😛

http://d24w6bsrhbeh9d.cloudfront.net/photo/1315878_700b.jpg

ngga, di sini saya ga akan bahas lebih lanjut tentang friendzone kok, cuma kesentil aja karena kyknya lagi happening ya ini istilah hahaha. Sebagai penutup, yg merasa di friendzone kan semoga hanya perasaan saja 😛
dan yg merasa mem-friendzone-kan semoga diberi kesadaran dan dibukakan pintu hatinya. Amin 🙂

Yang pasti, di-friendzone-kan itu ga enak lah, sedih rasanya. tp ada juga yg malah merasa di friendzone-kan padahal sebenernya ngga (halah). so berhati-hatilah sebelum men-judge di friendzone kan atau ngga karena bisa salah paham tuh 😛

sebagai penutup, saya share juga lagu yg lagi happening dengan mood dan kehidupan saya akhir-akhir ini :

Welcome 2012!

 

ok hari ini adalah hari terakhir di tahun 2011. beberapa saat lagi kita semua akan menginjak tahun 2012. tahun yg menurut sebagian orang gila adalah tahun terakhir dunia alias kiamat ckckck

ah jadi ingin mereview dikit nih tahun 2011 ini. Ok deh, menurut saya, tahun 2011 ini adalah tahun yg sangat menyenangkan dan istimewa. Mengapa? karena di tahun 2011 ini banyak sekali kejadian kejadian dan pengalaman pengalaman hidup yang membuat saya berubah ke arah “better person” menurut saya loh ya

Di 2011, saya mulai merambah dunia birokrasi dengan pemerintah, makin sadar betapa busuknya pemerintah kita terutama pemerintah kota Bandung dan Jawa Barat, di 2011 saya mulai mengenal dan mencintai energi terbarukan, mulai menatap potensi besarnya, di 2011 saya juga mulai berinteraksi dengan berbagai tipe orang, mendapat kesempatan merambah dunia yang baru, dunia professional dan dunia di luar apa yg saya jalani sehari-hari dan di 2011 juga saya mulai belajar berinteraksi lebih banyak dengan lawan jenis, belajar mencintai dan dicintai (halah 😛 ) di 2011 juga saya pertama kali menjejakkan kaki ke negeri orang dan berkumpul lagi bersama keluarga besar di Kupang NTT setelah 10 tahun berpisah

Rasanya sedih sih ninggalin 2011 tp ya namanya hidup ya harus move on. Ya udah deh, WELCOME 2012! Selamat datang tahun 2012. Semoga di tahun yang baru ini segala semangat, keinginan dan harapan semuanya baru dan ke arah yang lebih baik. Resolusi saya taun ini apa ya? ah simpel aja deh, semoga segala kesalahan yang saya lakukan di 2011 ga terulang lagi. Kalo #2012wish sih inginnya kyk gini, diurutin ah semoga tercapai perlahan-lahan 😀

1. TA tanpa kendala hingga Februari 2012
2. Lulus bulan April 2012
3. My long term project menemui titik terang
4. Kejelesan karir, ntah itu bekerja atau mengintip peluang berwirausaha
5. In relationship (wah agak bold nih tp ya smoga siap dan bisa deh 😛 )
6. La Decima (gelar liga champion ke-10) buat Real Madrid
7. another SNSD’s year
8. Malaysia-Thailand-Singapore’s trip
9. berguna buat sesama

segitu dulu deh kebanyakan bikin resolusi dan wish ntar malah ga ada yg kewujud hahaha
ok deh sekali lagi :

“WELCOME 2012! HAPPY NEW YEAR!!”

 

 

My 2nd year as a SoNE

ok, hari ini tanggal 30 Desember dan tanggal yg istimewa. Why? yup karena hari ini adalah tahun kedua saya terjerembab ke dalam jurang Kpop yang dalam hahaha

ya, tepat 2 taun saya jadi SONE dan udah banyak sukanya ketimbang dukanya sih sebenernya. Suka nya ya minimal bisa menekan kadar kegalauan tiap malam, menjernihkan mata dan pikiran, sampe jalan-jalan ke SG nonton konser. Dukanya ya kantong makin tipis, rela puasa demi beli goodies dan space HD baik eksternal maupun internal menjerit-jerit 😛

cerita dulu deh ya, awal mula saya terjebak dalam dunia SNSD tuh berawal dari 30 Des 2009. Waktu itu lagi sibuk-sibuknya persiapan kulker (Kuliah Kerja) FT2007. Kebetulan saya ditunjuk jadi salah satu panitia inti. Nah saat saya lagi rapat di luar himpunan bersama panitia lain, tanpa saya sadari laptop saya berada dalam keadaan terbuka dan tak terkunci. Nah setelah saya selesai rapat dan ingin kembali ke laptop (kayak Tukul -_-” ) laptop saya sedang dikerbunin pria pria pengangguran yg ntah lagi nonton apa dan mereka pada exciting gitu, terus pake tereak tereak “ini lucu siapa namanya?” “wow paha wow” dan saya pun langsung menggebah (mengusir) mereka kyk ayam hahhaa

Jadi penasaran deh td pada nonton apa. Ah sudahlah segera pulang udah magrib takut kehujanan, pikir saya. Nah di rumah, saya iseng lagi buka laptop dan ngenet. Ternyata pas saya buka folder C://Documents/Downloads/Videos saya ada satu folder yg judulnya Girls Generation – Chocolate Love MV.flv saya pun penasaran dan buka deh

Langsung deh captured for the very first moment hahaha
abis itu saya langsung googling nyari datanya dan ternyata malah disesatkan dengan link link berita dari ANTIS alias antifans. Sialan 😛
untung aja ga nelen mentah-mentah dan malah buka youtube nyari keyword “Girls Generation” dan malah disuguhin Genie,Gee, ama Himnae 😛

besoknya saya tanya ke temen saya yg doyan Kpop dan akhirnya jd tau sedikit demi sedikit, trus googling lagi, ketemu suatu forum bernama soshified di sana. Awalnya iseng daftar eh malah jadi tertarik buat ngejar post buat donlot video dan variety shownya. Dari awal ga bisa ngebedain nama dan wajah mereka ber-9, donlot file kelas youtube, sampe akhirnya kecanduan FullHD dan trus akhirnya jadi akut ampe sekarang T_T

Nah gara-gara mereka nih, saya jadi tau dunia Kpop, jadi tertarik nonton KDrama, jadi kenal cara-cara curang donlot di kampus, oops, jadi kenal dan gabung dengan komunitas kampus bernama RilekSone, jadi punya cita-cita jalan-jalan ke Korea, dan baru saja mengunjungi Singapur buat liat konser mereka. Kalo ngga mungkin ane ga akan  punya keinginan untuk bikin paspor dan bertualang ke luar negeri hahaha

ok deh, ntah sampe berapa taun saya akan jadi SONE, yg pasti :

“jigeumeun so nyuh shi dae, apeurodo so nyuh shi dae, yongwonhi so nyuh shi dae”

Short Trip to Singapore (Part 3/3)

Well, Sabtu pagi di Woodland Avenue 6 dan kepala saya pusingnya bukan maen. Semuanya kecampur. Tidur 3 jam, memori konser, AC yg dingin dan lupa dimatiin sampe fakta kalo jam 6 pagi di sini masih gelap. Sial. Akhirnya dengan agak malas  cuci muka, solat dan bikin teh. Oia, hari ini keliling Woodland Avenue pake sepeda temen babeh yg ada di apartmen. Mayan lah sepedahnya masih bagus dan ban nya juga ga bocor 😛

Ternyata udara pagi di sini enak bener. Karena saya ga begitu apal jalan di sini yaudah deh sesepedahan cuma beberapa blok doank dan ditambah mesti bergegas ngebolang lagi akhirnya pukul 07.00 balik k apartmen mandi dan packing karena siangnya sekitar pukul 14.00 saya udah harus di Changi krn pesawat yg akan mengantarkan saya kembali ke realita dunia akan boarding pukul 16.15 waktu setempat.

As usual, babeh kembali bertanya mau ke mana saya. Lalu sy menjawab mungkin Bugis nyari oleh-oleh lagi. Lalu kemudian beliau nanya, “udah ke Merlion blum? Blum ke Singapur kalo belum foto di Merlion” Well saya pun mikir dan emang bener ya ngapain jauh jauh ke sini kalo belum foto di patung singa setengah mermaid yg muntahin aer khas Singapur? Ok deh, babeh kemudian memberi petunjuk untuk ke Merlion, turun di Esplanade dan dr situ cari aja gampang kok. Ok, challenge accepted, saya pun makan dan kali ini dengan menu agak wah. Udang asam manis, dll harganya 3 SGD (20.000 rupiah)

Again, naik MRT, kemudian berpisah di Sembawang dengan babeh dan saya lanjut ke Dhobi Ghaut buat naek jalur Circle Line ke Esplanade. Oia, di hari Sabtu, seperti halnya Jakarta, Singapur sepi boi. MRT ga sepadet biasanya. Bahkan ketika sy naek jalur Circle Line, keretanya kosong melompong sampe Esplanade 😀 | Sesampai di Esplanade mulai deh bingung lagi mau keluar ke mana. Akhirnya memutuskan untuk keluar ke pintu Esplanade Theater of The Bay dan mulai aneh di sini. Semakin ditelusuri ini jalan keluar, kok malah semakin ke bawah. Lah jangan-jangan ini tembusnya langsung ke theaternya? weleh weleh. Ga jadi deh, akhinya balik lagi dan sebelum sy kembali ke pintu keluar stasiun MRT, saya mencari dulu lorong menuju stasiun City Hall. Stasiun City Hall terletak di jalur hijau. Kalo mau ke Bugis ya mesti lwt sini. Babeh bilang katanya dr Esplanade jelajahin aja mall bawah tanah nanti muaranya pasti di City Hall Station. Ok, saya coba cari dan ternyata ada tanda petunjuk City Hall di sana. Ya udah balik lagi ke stasiun Esplanade dan mencoba pintu keluar Raffles City, ntah apa ini 😛

Keluar dr Raffles City, ternyata di sana ada taman, tamannya sepi, seperti sy bilang tadi, di SG hari Sabtu sepi gila 😛 dan amazingly clean and neat. Hijau, sejuk, asri banyak pohon. Haah, I love this kind of public park. Kenapa d Indo ga ada sih?? *emosi

jalan terus eh sampe ketemulah si patung banteng ini. Nah terus bingung deh mau kemana? mana si gedung duren belum keliatan sama sekali lagi 😦

waduh, mendadak bingung dan akhirnya bermain intuisi lagi. Saya jalan aja terus deh, mau nanya orang juga kaga ada sebiji manusia pun ckckck. Jalan sampe akhirnya nemu gedung yg bertuliskan ini

Marina Square!

Marina Square berarti Marina Bay, marina Bay berarti Merlion hahaha.. yaudah lurus aja deh sampe akhirnya nyadar kebegoan saya. Pas lagi jalan lurus, eh mendadak ingin balik belakang. Pas balik belakang si durian nongol ckckck

Akhirnya nyebrang dan sempetin dulu foto Lamborghini kuning yg sexy abis 😀

Nyebrang dan jalan mengikuti intuisi, ternyata saya malah menyusuri semacam jalan kecil gitu yg kanan-kirinya bar tp belum pada buka (yaiyalah masih jam 8 gitu) dan setelah berjalan beberapa langkah, pemandangan luas laut biru terhampar di depan mata 😀

Coba liat gambar di atas, hal pertama yg saya tanyakan ketika liat pemandangan ini adalah : Kenapa banyak bola? Kenapa gedungnya tinggi gila? Where the hell is Merlion??? pas lagi nanya gitu tiba-tiba saya malah lebih tertarik liat ke arah kiri. Di sana ada Marina Bay Sand.. wuiiih

menganga sebentar, setelah itu, kembali fokus nyari si Merlion selama hampir 10 menit dan barulah saya menyadari kebegoan saya. Si Merlion ternyata ada di gambar yg saya post sebelum Marina Bay sand ini. Asemlah. Merlion kecil amat. Tenggelam ama barisan gedung di belakangnya. Ckckck. Ok, saatnya ke sana. Jalan ke sana cukup gampang. Tinggal naik ke arah jalan utama yg dipake buat sirkuit F1 itu dan di sini tinggal ditelusuri aja trus turun deh ke Merlion. Di sepanjang jalan ini, viewnya bagus gila dan entah kenapa pagi ini dibanjiri turis dari Hongkong atau Taiwan gitu deh. Malah ada yg sampe Yoga di sekitar situ ckckck

akhirnya tiba juga di pelataran si Merlion. Dan awkward feeling dimulai. Kenapa? karena makin dekat dengan Merlion, suasananya mulai terasa di kampung halaman. Loh? soalnya gimana ngga, makin deket Merlion yg kedengeran itu suara-suara macem “agak ke kiri dikit bu” “coba tolong geser dikit ya” “mas tolong fotoin aku donk” dan masih banyak lagi. Buset, ini orang Indonesia semua? hahaha. dasar. Well, ternyata benar, di SG itu, setiap ada tempat terkenal, ntah itu wisata, belanja, atau landmark, selalu orang Indonesia terdepan. So, jangan khawatir kalo jalan-jalan ke sana sendiri, so pasti ada banyak orang indonesia yg bisa dimintain tulung motoin kita. Persis seperti yg saya lakukan 😛

Ok, target utama mengambil foto di depan Merlion tercapai. Next let’s move on to Bugis. Oia sebelumnya nyari stasiun City Hall dulu 😛 Akhirnya ditelusuri lah jalan sepanjang gedung Esplanade sama saya dan pas mau menyebrang ke arah jalan seberang, mata saya tertuju pada underpass di depan. Karena rasa ingin tau yg besar, eh dimasukin lah itu si underpass dan agak serem juga sebenernya tempatnya. Sepi dan pintunya otomatis semua 😛 sampe akhirnya diujung jalan ada tulisan Esplanade MRT. Sialan, ini kan jalan keluar yg saya hindari pas pertama tadi. Rupanya nongol nya di sini hahaha

Belok kiri dan mulai deh menyusuri lorong. Eh ternyata betapa amazed nya saya lorong ini bukan sembarang lorong tp sebuah mall sodara-sodara. Mall bernama City Link Mall. Mall nya memanjang sepanjang underpass dari Esplanade ke City Hall. Luar biasa

Akhirnya di ujung lorong ada stasiun MRT City Hall. Luar biasa kota ini 😀 Ahirnya naek MRT deh ke Bugis dan sesampainya di Bugis rupanya pintu exitnya juga Mall. Edan hahaha. Keluar ke permukaan mulai deh  bingung lagi. Dan intuisi bermain lagi. Saya cari tuh jalanan paling besar bernama Victoria Road. Cirinya ya ada gedung banyak. Pas di perempatan coba guessing aja deh yg mana yg potensial ada toko jualan oleh-oleh. Pas nengok kiri-kanan rupanya di kanan lebih rame dan banyak orang Yaudah deh ke kanan jalan terus. Jalan 200 meter lebih eh tau tau di sebelah kiri jalan ada bukaan kayak gang gitu dan tulisannya Bugis Street. Wow!

Di Bugis ini rupanya pilihannya lebih beragam dan banyak. Makanya belanja di sini lebih enak drpd di China Town loh. Akhirnya setelah berkeliling hampir satu jam saya pun memutuskan beli barang-barang antik buat dibawa ke Indo. Bugis ini mirip dengan pasar baru lama lah. Semacem distrik gitu dan herannya adem ga panas loh hahaha

Puas belanja di Bugis langsung deh lanjut ke landmark terakhir di Singapur yg saya kunjungi yaitu Vivo City di Harbor Front. Waktu menunjukkan pukul 10.30 locak time. Masih ada 1 setengah jam lagi lah. Naik MRT lagi ke arah Dhoby Gaut dan turun langsung di Vivo City. Apa sih Vivo City itu? Well, Vivo City itu mall modern yg punya arsitektur dan desain bagus lah pokonya

Di Harbor Front ini sebenernya ada cable car yang terkenal itu dan pelabuhan yang dari Batam loh. Cuma sayang pas saya liat jam waktu udah menunjukkan pukul 12.00 lebih dikit. Waduh, mepet banget dan musti segera pulang ke apartmen nih sebelum ketinggalan pesawat 😦

Pulang ke apartmen, saya ambil rute MRT yang beda sama sekali dari biasanya. Gapapalah lumayan bs liat-liat SG di hari terakhir lewat rute MRT yg beda 😛 Akhinya pukul 13.00 lebih dikit saya nyampe Woodland Avenue 6 dan bergegas bikin ramen, kopi, minum jus mangga dan mandi kilat.

Pukul 13.15 beres dengan hebatnya dan saya pun bersiap untuk keluar dr apartment. Gak lupa dadah-dadahan dulu sama seisi apartmen (halah). eh ternyata pas keluar dr pintu apartmen mau ke lift, babeh dateng dan bilang “mas, ke airportnya bareng aja, naik taxi” what a coincidence hahaha. bawaan saya cukup banyak buat naik MRT dan akhhirnya bisa ngerasain naik taksi singapur hahaha. 15 menit kemudian ayah saya siap dan kita berangkat dr apartmen menuju Changi dengan taksi

Tampilan taksi singapur ga jauh beda dengan Indonesia. Bedanya mereka GPS nya aktif, dan ada semacam alat card reader di bagian dashboard nya. Rupanya alat itu adalah kartu tol loh. Jadi kalo masuk tol di Singapur, di tiap pintu tol ada sensor infrared buat membaca kartu dan nantinya akan mendeteksi ongkos tol dan otomatis memotong saldo kita di kartu tersebut. Makanya di SG ini ga pernah ada pintu tol bla bla bla yg bikin macet kayak di Indonesia.

Perjalanan naik taksi rupanya lebih cepat dr MRT. Cuma 30 menit dan hebatnya di SG, sepeda motor boleh masuk tol loh. Hebat ya hahaha. Sepanjang highway pemandangannya bagus, hijau dan ah, keren lah pokoknya. Sampai di Changi saya pisah sama si babeh di terminal 2 karena babeh naik Garuda dr terminal 3 dan baru berangkat pukul 17.30 local time. Ok, saya check in dulu dan nungguin di Terminal 2 ah.

Di Terminal 2, satu setengah jam sebelum boarding akhirnya saya sempat merasakan ngenet gratis, pijat refleksi kaki dan punggung, serta nyobain kursi buat tiduran ala di pantai hahaha. Pol abis ini fasilitas di Terminal 2 😛 Pukul 15.30 gate E3 dibuka dan saya masuk buat siap-siap boarding. Tepat pukul 16.00 akhirnya boarding dan kaki saya terasa berat meninggalkan negara ini 😦 Rasanya 3 hari sangat kurang dan masih banyak sisi keren Singapur yg belum saya lihat. Pukul 16.15 pesawat saya takeoff dan tepat pukul 17.00 WIB saya kembali ke realita hidup. Welcome to Cengkareng! Hello again, Indonesia! 😦

Kembali saya mengalami cultural shock. Dari mulai bandara semrawut, banyak sampah, antrian imigrasi yang ngaco, dan hiruk pikuk agak kacau di saat pengambilan bagasi. Well, itu berarti saya sudah sepenuhnya kembali ke realita dunia. Abis itu nungguin babeh deh dengan makan dulu di restoran cepat saji. 2 jam nunggu rupanya pesawat ayah saya delay selama 1 jam di SG nya. Duh, akhirnya pukul 20.00 WIB beliau baru keluar dari terminal 2F dan kamipun bergegas naik bus Primajasa pukul 20.30 WIB. 3 jam perjalanan Jakarta-Bandung dan tepat pukul 00.00 WIB saya sampai dengan selamat di rumah saya. Wah rasanya 3 hari ke belakang bener2 luar biasa. Pengalaman baru menjelajah negeri orang yang jauh lebih maju, tertib dan teratur seorang diri.

Well, sesampainya di rumah saya belum boleh tidur loh. Kenapa? karena tepat pukul 04.00 WIB ada duel El Clasico antara Real Madrid v Barcelontong. Dan ternyata saya harus kecewa karena jagoan saya si Real Madrid dipecundangi 1-3 di kandang sendiri 😦 Tp gapapa, pengalaman di SG masih terlalu exciting dibanding kekalahan Madrid. So, taun depan saat SNSD menggelar konser ke-3 nya di sana (sekitar November-Desember 2012) saya pun berjanji akan datang lagi ke sana, tapi tentunya dengan objektif yang berbeda, budget yang berbeda dan dengan pendamping bukan sendirian hehehe

PS : inilah nyawa saya selama di Singapur :

PPS :

credit to : @rey_soshifated, supir angkot Antapani-Ciroyom, tukang ojek bandara, wanita India petugas SMRT, mas angga, mas acay, mahesa, Indian men at Farrer Park, Malaysian family at Harbor Front, and the others who helped me so much at SG 🙂

SINGAPORE WAIT FOR ME NEXT YEAR!!!! 🙂

Short Trip to Singapore (Part 2/3)

Pagi hari di Woodland Avenue 6. Wow,  jam di hape menunjukkan sekitar pukul 05.00 WIB berarti 06.00 WIB waktu Singapur. Tapi anehnya di luaran masih gelap edan! Niat mau solat subuh tp di luar gelap jg jadi rada males 😛 Ternyata meski secara aturan Singapur ini 1 jam lebih awal dr Indonesia Barat, sebenernya secara geografis ga kayak gitu. Mereka ikut-ikutan Malaysia yg juga ikut-ikutan Malaysia Timur supaya memiliki keseragaman zona waktu. Ya alhasil pukul 06.00 pagi masih gelap gulita dan pukul 18.00 masih terang benderang 😀

Okelah ahirnya dengan agak males malesan sy mandi dan siap-siap mau menjelajah Singapur di hari kedua menjejakkan kaki di sini. Gak lupa bertanya pada babeh sebelum sarapan dimana tempat yg bagus buat nyari oleh-oleh. Ayah saya pun merekomendasikan Ferrer Park, sebuah tempat komunitas India di Singapura. Di sana katanya ada toko bernama Mustafa Centre, dan selebriti2 Indonesia juga katanya kalo beli oleh-oleh di sana -___-” Ok lah saya ikutin rekomendasi si babeh, tp sebelumnya kalo melihat dr peta MRT, kyknya lebih asik kalo ke Orchard dulu deh. Tau orchard kan? itu loh pusat perbelanjaan di Singapura yg terkenal banget. Barang-barang bermerk dijual di situ dan pengunjungnya most of them are Indonesian -_-
Tak lupa juga sy musti menyempatkan diri ke China Town sebelum pergi ke Stadium sebelum jam 12 siang buat ngantri beli official merchandise nya SNSD. Maklumlah pasti ngantri kyk antrian sembako.

07.00 Local Time saatnya turun ke bawah dan mencari makan. Kata babeh sih makanan yg murah, halal dan Indonesia banget ada di foodcourt 2 blok dr apartmen. Di sana ada masakan IndoThai dan harganya lumayan murah, meski murah Singapur itu sekali makan sederhana ya bisa 2 ampe 3 dollar (15-25 rebu). Turun ke bawah apartmen ternyata kalo pagi hari pemandangannya beda dr malem pas nyampe. Lebih terang dan bisa terlihat sekeliling dengan jelas. Jalan yg menghubungkan antar apartment pasti bersih, ga ada sampah sedikit pun, sangat jauh dr di sini deh.

Pemandangan di pagi hari ya standar lah ya, banyak orang bersepeda, lari pagi, dan pergi ngantor atau sekolah. Dan sampailah saya di food court bernama Fork and Spoon. Di sini food courtnya full AC, di dalamnya ada berbagai pilihan makanan, mulai dari China, Jepang, Korea, India, dan Indo Thai. Ada juga section Beverages and Dessert nya. semuanya tertata rapih dan bersih. nyaman lah pokoknya.

oia di food court ini ada wifi nya loh. Free lagi. tapi sayangnya setelah saya tanya ternyata kalo mau pake wifi di sini dan seluruh singapur (karena sesungguhnya wilayah-wilayah strategis di Singapur itu tercover oleh wifi CISCO) kita mesti daftar dulu. Hmehhh.. gagal deh konek internet 😦 Oia saya pun memesan makanan indo thai yg ntah apa namanya. pokonya nasi, tahu, telor ama fishcake (gile udah cem tteopokki aja) dan segelas horlic (semacem sereal energen gitu) buat minum. Total harganya 3.2 dollar (24 ribu) well, quite expensive kalo dibandingin di Indonesia dimana 3000 perak aja bisa buat sarapan.

Beres makan, saya dan ayah saya jalan ke halte di Woodland Avenue 6. nah di sini yg unik. Ada perempatan jalan gitu tempat nyebrang, rupanya setiap di persimpangan, semua mobil mobil mau lampu ijo atau merah terkesan hati hati banget. Ternyata mereka itu takut ama penyebrang jalan loh. soalnya konon ada undang-undang di Singapur yg memuat pasal kalo kita nabrak orang, kita diwajibkan mengganti seluruh biaya perawatannya, serta gaji/pendapatan dia yg hilang karena dia dirawat dan tidak bekerja. Apalagi kalo meninggal? atau cacat? weleh weleh. Yg unik juga rupanya di setiap blok apartmen di sini selalu disediakan state land yg forbidden buat sipil karena diperuntukkan sebagai evacuation area kalo terjadi bencana. Hebat

bis datang, naik, lanjut ke stasiun MRT, naik lagi dan si babeh pun turun di Sembawang, 1 stasiun dari Admiralty. Sementara saya melanjutkan perjalanan ke Orchard. Yeah! Orchard terletak 8 stasiun dari Admiralty. Di sana katanya si babeh sih banyak exit line nya. Jadi musti ati-ati kalo ngga bisa nyasar hahaha. Siapa juga yg mau nyasar. Yo wis gimana nanti deh pas sampe sana. 10 menit kemudian nyampe deh di Stasiun Orchard. Rupanya stasiun MRT nya ga begitu rame. Mungkin karena masih jam 8 pagi juga dan toko toko nya belum pada buka kali ya 😛 Ok deh saya ambil jalan keluar yg banyak orang keluarnya aja hahaha. Eh taunya begitu naik eskalator langsung disuguhin Bank BNI 😛

toko toko belum buka, jadi kondisi jalannya juga masih sepi. Ternyata Orchard itu edan sekali loh. Bangunan pencakar langit banyak dan isinya tuh toko bermerk semua. You name it! Dolce Gabbana? Chanel? Armani? Hugo? apapun merk terkenal dunia ada di sini. Sampe geleng-geleng saya juga. Dan hebatnya saya merasa nyaman aja meski ada di pusat perbelanjaan. Coba bayangin waktu berada di pasar baru? atau Cihampelas? atau Cimol? Meh! Di sini banyak ruang terbuka hijau dan pohon rindang plus banyak sekali tempat duduk dan water tap kalo haus 😀

niatnya sih mau naek bis double dekker ini, tp ga tau ntar turun di mana takut nyasar 😛

ini nih salah satu gedung yg menurut saya arsitekturnya keren abis 😀

40 menit keliling Orchard, akhirnya saya memutuskan langsung cabut ke Ferrer Park. Waktu menunjukkan pukul 09.00 kurang dikit. Masuk lagi ke stasiun MRT dan sampailah saya di Dhobi Gaut interchange. Nah di sini saya mau cerita nih. Dhobi Gaut interchange ini adalah interchange terbesar dan tersibuk di SG. Gimana ngga, di sini terjadi pertemuan 3 jalur MRT Singapur. Dan believe it or not, Stasiun ini dibangung 4 lantai di bawah permukaan tanah loh! buset dah. Ga heran di sini banyak banget orang lalu lalang dan semuanya speedwalking hahaha. Ok deh dr Dhobi Gaut saya lanjut ke jalur ungu dan menuju Ferrer Park.

10 menit kemudian sampai di stasiun Ferrer Park. Keluar lewat City Square Mall tanpa tahu kemana arah Mustafa Center. Pas lagi naik eskalator tiba2 ketemu dengan bocah bocah gemblung Indonesia dan mereka lagi ngobrol “Eh mau ke Orchard? | ngapain? kalo lo mau belanja, mending ke Mustafa (seraya menunjuk suatu arah) ” | LUCKY! akhirnya tanpa pikir panjang saya ikuti deh arah yg ditunjuk ama si bocah gemblung. Dan bener lah ternyata ada sebuah gedung kembar yg di connect satu sama lain. Dan di sini bener bener komunitas India loh. Semuanya yg saya liat adalah orang India.  Singkat cerita saya masuk ke Mustafa Center, keliling keliling 5 lantai nya dan baru nyadar bukan di sini yg saya cari. Gimana ngga? di sini isinya baju baju, elektronik, kelengkapan rumah tangga, dll. Waduh bener ini mah bukan di sini. So akhirnya saya keluar dan kembali ke stasiun MRT. Gak lupa lewati City Square Mall dulu biar gaya 😀

Lanjut ke Chian Town. Barangkali saya menemukan sesuatu di sini 😀 15 menit waktu tempuh dan akhirnya saya sampai di China Town Station. Naik eskalator dan begitu nyampe di permukaan tanah, saya langsung disuguhi negeri Cina 😀

Di sini segala oleh oleh tersedia dari mulai boneka, mug, jam tangan, korek api, hiasan dinding sampe jimat khas Cina. Semuanya harganya terjangkau lagi. akhirnya saya menghabiskan waktu 1 jam di sini buat hunting oleh oleh. Beres hunting oleh-oleh liat jam dan oh ternyata udah jam 11.15 waktu setempat. Niatnya sih ingin Jumatan tp pas nanya dimana mesjid eh taunya cuma ada kuil India di sini 😦

yo wis akhirnya memutuskan untuk langsung ke SIS aja buat ngantri merchandise konser. 20 menit kemudian nyampe juga di stasiun MRT Stadium. Awalnya sih nyante lah ya orang masih jam 12 kurang. Masa iya udah ada yg ngantri? Setau saya sih yg ngantri dr jam 11 itu yg nonton di Moshpit alias berdiri di pitfall. Nah jalan santai #likeaboss sambil ngejinjing keresek gede oleh-oleh deh. Begitu keluar dr stasiun MRT langsung deh cengo karena pemandangan yg ada tuh ya isinya udah lautan pink dan ada antrian semacem antri sembako gitu dr ujung loket merchandise sampe ke parkiran. Buset! Loket nya aja belum dibuka su! Weleh weleh

Ya udahlah ya akhirnya memutuskan untuk ngantri dan ternyata saya antri di belakang org Indonesia yg sedang asik mengobrol tentang konser ini. Mereka berdua ini rupanya orang tajir yg telah menonton konser SNSD di Korea dan Jepang. Siasu lah bikin ngiri dan mupeng aja ni berdua. Tapi banyak hal menarik yg bisa diambil dan disimak dr obrolan mereka berdua. Rupanya mereka membahas macem macem mulai dr pemilihan venue, ambisi sgRITS selaku promotor, plan tour tahun depan plus masalah sponsorship. Yg seru sih masalah sponsorship. rupanya menuru mereka, ambisi sgRITS ini adalah membuat konser Asian Artist dengan bujet termahal di Asia Tenggara. So, mereka punya ambisi besar tp sadar kalo perlu dana besar juga. Dana besar berarti modal besar dan mereka sadar ga mungkin dibebankan pada tiket. Usut punya usut, 2 hari sold out tiket aja ga akan nyampe 50% untuk menutupi biaya konser ini. Kabarnya SNSD dibayar 12 miliar rupiah utk 2 hari konser. Belum termasuk biaya akomodasi, sewa tempat, keamanan, ticekting, dll.

Maka dari itulah mereka menggaet SAMSUNG dan kabarnya SAMSUNG mencover lebih dr setengah biaya konser. dan ga heran makanya nama konsernya kan jadi SAMSUNG presents : GIRLS GENERATION 2ND ASIA TOUR. Well done Samsung! nah dr situ mereka mengambil kesimpulan bahwa : bagaimana dengan Indonesia? Well, salah satu penyebab Indonesia didatangi artis2 luar terkenal adalah peran rokok sebagai sponsorship. rokok berani bayar mahal boi. Tapi masalahnya, pihak SME selaku agency terang2an menolah penunjukkan rokok, beer, atau benda benda perusak kesehatan sebagai sponsorship partner. So, bisa ditarik kesimpulan kan chance Indonesia untuk menggelar konser SNSD atau Suju mendekati 0%? 😛

OK, satu setengah jam kemudian saya tiba di antrian paling depan. Di sini saya berkenalan dengan bocah gemblung asal Indonesia yg sedang sekolah SMP di Singapur bernama Mahesa. Believe it or not, Mahesa ini perawakannya mirip saya. dan yeah dia masih SMP sodara-sodara. Gelo makan apa ini anak??? makan orang kali ya ckckck. Singkat cerita saya beli merchandise berupa lightstick 3 biji, sticker 3 biji dan asalnya mau beli tshirt cuma yg ukuran L nya habis. ASEM!

Beres ngantri, saya ama si Mahesa ini keliling-keliling SIS buat nyari unofficial merchandise yg biasa dijual fans buat cari untung. eh ternyata ga nemu. yo wis lah bukan rejekinya. Dan si Mahesa ini kabarnya kebagian tiket hari kedua di moshpit loh. Di sini pun sy ketemu temen2 satu rombongan dan mereka bilang mereka di sini dari jam 8 pagi buat ngantri supaya dpt tempat enak di moshpit. BUSET? ngantri dari jam 8 pagi ampe 8 malem? Really something ckckck. Saya pun memutuskan pulang dulu ke apartmen buat makan, mandi dan ngecas hape sambil tidur siang bentar deh. Pas mau pamit ama si Mahesa jadi kepikiran buat ambil foto di bus official nya SNSD 😀

ok, pukul 15.00 waktu setempat saya udah di Woodland Avenue 7 lagi.  Kali ini malas sekali rasanya buat ke foodcourt untuk makan siang. alhasil buka kulkas dan akhirnya menemukan sesuatu untuk dimakan :

Beres makan, mandi saya pun tidur dan nge-set alarm ke jam 16.30. Konsernya jam 8 malem so masih banyak waktu sebenernya soalnya saya kebagian di Terrace bkn moshpit jadi ga perlu ngantri kyk nonton bioskop aja sih 😀 Pukul 16.30 saya bangun, cuci muka dikit dan bersiap tempur deh. Baju kaos pink, jaket kulit, celana jeans, tas pinggang, dan light stick udah dipake dan dibawa. Tak lupa minum air putih yg banyak biar ga kering waktu tereak-tereak manggil nama TIFFANYYYY!!! (halah). Jalan kaki 3 blok dan naik bis trus lanjut naik MRT menuju SIS. Di MRT yg dr Dhobi Gaut ke Stadium rupanya terjadi pemandangan mantap. Waktu kereta kosong, masuklah sepasang sejoli yg nampak udah ga kuat. Mereka berdiri di depan saya dan cipokan sodara-sodara. Weleh jadi salah tingkah aing! akhrinya ngeluarin iPhone dan pura-pura browsing internet ketimbang mupeng ngeliat yg cipokan ckckck.

35 menit kemudian saya tiba di Stadium MRT. Dan kali ini lebih ramai dan lebih lautan pink dr tadi siang. Udah ga ada lagi antrian merchandise dan saya pastikan merchandise sudah sold out. Gelo

HOTPANTS!!!!

Sampe di SIS sekitar jam setengah 6 waktu setempat. Udah banyak yg ngantri sih sebenernya tp saya santei aja toh ga akan kehabisan kursi ini 😛 Akhirnya keliling lagi deh mau moto moto lagi soalnya kemaren pas difoto view nya kan malem malem. Mayan nih bisa liat lagi tempat red carpet MAMA 2011 kemaren 😀

pas lagi foto foto dan nunggu di spot sekitar situ, eh tiba tiba si hape bergetar beberapa kali. Pas dicek rupanya notifikasi email, FB, YM, Wassap dan segala nya masuk. Lah kok bs? pas dicek rupanya iPhone saya mendeteksi adanya wireless fidelity dari salah satu restoran yg baru buka di SIS. Bravo! akhirnya bs konek inet juga 😀 yasudah langsung deh internetan sambil nunggu gate dibuka 1.5 jam lagi 😀

19.20 waktu setempat gate dibuka. tp saya masih agak males buat masuk soalnya masih lama sih 😛 yasudah internetan lagi deh. Eh taunya liat batere hp tinggal 70% waduh, maksut hati mau ngambil fancam pas konser batere malah kesedot buat internetan. Yasudah akhirnya memutuskan ngantri dan bersiap masuk. Saya masuk via East Entrance di lantai 2 SIS.

oke, 8 kurang 15 saya udah duduk ganteng di T13 row ke-6 brother sister 😀 as usual ga afdol namanya kalo ga foto foto 😛 ok berikut view 20 menit sebelum konser

show belum dimulai kalo pen (moshpit yg di bawah) belum penuh. Believe it or not, pen B dan pen C yg ada di bagian kanan dan kiri panggung itu diisi full ama orang Indonesia loh. Edan eling hahaha. Sedangkan pen A yg ada memanjang di depan panggung diisi ama anak anak soshified. Kalo diliat pas kondisi terang gini sih panggungnya kesannya ga rapi dan agak meleot gitu ya. Coba diliat pas udah gelap nya tepat pukul 20.15 waktu setempat saat semua orang udah pada tereak “So Nyuh Shi Dae!!!”

konser dibuka dengan video opening 2011 Girls Generation Asia Tour yg damn, quite cool and scintilliating. Saya bahkan ampe tereak tereak dan urat leher nyaris melecot loh hahaha

ok konser dibuka dengan adanya asap yg muncul di piramida yg berada di panggung paling depan. Si piramida tiba tiba kainnya keangkat dan perlahan tapi pasti (halah) si piramida kebuka kyk kotak pandora dan dr situ muncul lah 9 orang earthly angels (let’s assume that :P) tp sayangnya tempat saya duduk agak jauhan jd ga begitu keliatan, terpaksa deh liat ke big screen 😦

ok, kalo mau tau list lagu yg mereka bawain berikut lagu yg mereka bawa selama 3 jam konser :

1.Genie
2.You-A-Holic
3.Mr Taxi (Korean version)
4.I’m In Love With The Hero
5.Let It Rain (Japanese Version)
6.Kissing You
7.Oh!
8.Snowy Wish
9.Dont Stop The Music – Hyoyeon [solo]
10.Almost – Jessica [solo]
11.Three – Sunny [solo]
12.Lady Marmalade – Tiffany Taeyeon [solo]
13.The Great Escape
14.Bad Girl
15.Run Devil Run (Re-mixed)
16.Beautiful Stranger
17.The Boys (English version)
18.Hoot (Re-mixed)
19.If – Yuri [solo]
20.Sway – Sooyoung [solo]
21.Stuff Like That – Seohyun [solo]
22.4Minutes – Yoona [solo
23.Danny Boy
24.Compete
25.My Child
26.Naengmyun
27.Hahaha
28.Gee
29.Forever
30.Into The New World [encore]
31.Himnae (Way To Go) [encore]
32.Fantastic ! [encore]

kasih highlight satu satu lagu ah secara singkat 😛
1. Genie –> well placed sebagai opening song. really love Tiffany’s rap dan sangat menggila waktu doi bilang “SINGAPORE, PUT IT BACK ON!!!” wuoghhhh.. rasanya kayak tersengat arus listrik (lebay mode : ON)
2. You A Holic –> not bad sebagai following song, di sini para member soshi berpencar loh ke bagian tepi kiri dan kanan panggung, di sini mulai deh yg nonton pada berdiri ga karuan haduh haduh ciri khas Indonesia. Balkon yg berada tepat di depan saya itu sering banget didatengin loh, yg paling sering main ke balkon dpn terrace saya sih Sunny ama Tiffany :3 yg amat jarang ya Yuri ama Seohyun huhuhu 😦

3. Mr Taxi –> mereka bawain Korean version dan kembali ke tengah panggung lagi

4. I’m in Love with The Hero –> awalnya dibawain di tengah panggung, eh tp pas bagian akhir lagu mereka pada ke depan dan mulai deh aksi ‘terbang’ mereka 😀

5. Let it Rain –> sehabis terbang di lagu I’m in love with the hero, semua member menghilang dan kyknya sih masuk ke dalam kolong panggung. eh beberapa menit kemudian muncul di depan panggung lagi dan bawain Let It Rain

abis Let It Rain, mulai deh perkenalan para member (meski udah kenal juga kali :P) di sini yg paling banyak ngomong ya Tippani, soalnya doi yg paling fasih English. yg lain cuma nimpalin plus diterjemahin sama pihak panitia hahaha. Ada juga Seo yg banyak ngomong bahasa Cina nya yg aing sama sekali ga ngerti 😛

6.Kissing You –> nah mulai lagi deh nyebar-nyebarnya, kali ini fanservice nya banyak banget loh. Mereka mulai dadah-dadahan dengan penonton di moshpit, dan itulah yg menyebabkan saya envy sama yg nonton dr moshpit. Sialan. Plus bikin gesture hati gitu + wink. Haduh siapa yg ga keleper-keleper coba?

oia di kissing you ini saya sempet curi curi ngambil foto loh. Oia perlu diingat kalo di konser ini semua bentuk pengambilan gambar dan video itu sangat dilarang keras. SM sampe mendatangkan pihak security sendiri yg tugasnya melucuti handphone atau pocketcam penonton yg ketauan ngambil gambar. Buset

7. Oh! –> nah mulai deh lagu yg bikin urat leher melecot karena tereak tereak fanchant nya: “Jigeumeun So Nyuh Shi Dae, Apeurodo So Nyuh Shi Dae, Yonghwoni So Nyuh Shi Dae” hahaha

8. Snowy Wish –> sehabis Oh, mereka mencar mencar lagi nyanyiin Snowy Wish dan well, banyak banget fan service nya di sini. Terutama dari 3 member paling hyper dan ramah sama penonton. Siapa lg kalo bukan Tiffany, Sunny dan SooYoung :3

Sehabis Snowy Wish, semua member masuk ke dalam kolong panggung dan diputerlah VCR gitu deh buat ngasih kesempatan mereka ganti kostum. Dan videonya lumayan rame nih judulnya Always By Your Side 😀

baru deh abis ini giliran HyoYeon, Jessica, Sunny ama TaeNy yg tampil 😀

9. Don’t Stop The Music

Nah di sini Hyoyeon unjuk kebolehan sebagai dancing queen nya SNSD nih. doi pake outfit kayak penari balet gitu eh tapi bukan deh kyknya ya, trus bawain lagu beat cepet nya Rihanna. Dan quite good menurut saya, meski sebagian di lipsync, tp suaranya bagus dan dance nya energetic. bagus buat pembuka solo performance

10. Almost

Nah ini nih salah satu favorit solo perf saya. Sica bawain Almost dengan almost perfect. Suara khas nya dan juga hi note nya kepegang semua. belum lagi ada unjuk skill piano dikit 😛

11. Three

ok, di sini si Sunny mencoba stands out her asset 😀 quite sexy and catchy performance. plus sensual lah ya hahaha. Meski di lipsync tp aksi panggungnya boleh lah ya terutama dari sisi seductive nya

12. Lady Marmalade

nah akhirnya 2 top bias saya muncul. Mulai deh kesurupan lagi hahaha.
seperti sudah diprediksi dan udah nonton fancamnya, dengan outfit serba mini, TaeNy sukses menyegarkan mata saya hahaha. Tentunya dengan karakter vokal yg ciamik jg. apalagi pas Taeyeon tereak “let me hear your scream!!” UWOGHHHH saya langsung urat melecot mode lagi hahaha

beres perf TaeNy langsung deh diputer VCR lagi. kali ini ceritanya tentang member SNSD yg jd perampok bank atau apa ya?

sehabis ini langsung deh panggung gelap dan muncul The Great Escape

13. The Great Escape –> well akhirnya muncul juga si kostum manusia Saiya di anime Dragon Ball hahaha

14. Bad Girls —> abis great escape trus tiba tiba ada layar putih yg nutupin panggung, di layar ini ada animasi siluet member SNSD yg gantian ngedance solo loh. keren abis hahaha. Trus tiba tiba intro Bad Girls dimulai dan layarnya tersibak. Eh tiba tiba semua member udah ganti rompi pake jaket kulit geng motor 😛

nah sehabis Bad Girls, diputer VCR lagi deh, kali ini Black Swan, video transformasi SoShi dr white ke black. persis kyk propaganda Run Devil Run sih 😛

abis itu langsung deh mindblowing performance dari Taeyeon dengan Devil’s Cry nya. Gile ini lagu bikin saya merinding loh. Hi note nya kena dan emosinya juga kena banget :

15. Run Devil Run (Remix) —> di sini RDR dibawain dengan versi remix dan lebih slow. Quite ear-cachy kalo menurut saya

  16. Beautiful Stranger –> Beres RDR, muncul deh Beautiful Stranger, di sini yg khas ya adanya kaca bening yg dipukul pukul ama SoShi. Ntahlah maksutnya apa tapi sexiness overload banget pas mereka mukulin kaca :3

17. The Boys (English version)
Nah kejutan nih di sini. Siapa yg nyangka coba mereka bawain The Boys. The Boys ini pertama kalinya dibawain di konser ya di Singapore ini loh hahaha.
karena ini lagu baru kali ya jadi fanchant nya dahsyat pisan lah. Apalagi pas bagian Sica yg “GG” itu seisi stadium membahana hahaha. Di sini juga urat melecot pas tereak “B,BRING THE BOYZ OUTT!!!!” dahsyat abis

18. Hoot

beres The Boys, terbitlah Hoot (halah), nah di sini mulai lagi deh aksi terbang terbangan. yg terbang sih cuma berempat, tp mayan keren lah

abis itu semua member balik ke backstage lagi dan VCR diputer 😀

VCR ini saya ga berhasil dapet euy. intinya sih VCR nya ya 4 orang member yg akan tampil berikutnya lagi ngejar-ngejar cowo gitu di labirin. Enak bener ya si cowo. Sialan 😛

19. If

Nah akhirnya muncul juga nih yg saya tunggu. Yuri dengan abs eh If nya 😛
Kali ini doi pake tank top tapi dilapis ama jaring euy, ga keliatan udel kyk di tour yg laen 😛
Meski dicover ama backsound tp dance nya quite well nih Yuri. Plus sexyness overload hahaha

20. Sway

One of my fave. Dan ngiri abis ama dancernya lah. Siasu bisa physical contact gitu dengan Sooyoung 😛
Di sini SY nunjukin kebolehan dia lap dance, dan quite breathtaking loh. Mantep abis sinkronisasi dan kelenturan badannya

21. Stuff Like That

Giliran Maknae yg tampil. Kali ini doi bawai lagu lama, tp yg spesialnya sih tap dance nya di bagian akhir. Doi rupanya piawai nge-tap dance loh

22. 4 Minutes

nah ini yg bikin dag dig dug serr nih. Penasaran saya ama adegan rip-off celananya si Yoona. dan bener aja lah, pas celana panjangnya disobek jadi hotpants orang orang udah tereak kyk orang kesurupan. Tapi quite impressive pole dancenya nih

ok VCR lg dan kali ini cukup sedih karena videonya tentang Danny Boy, bocah yg ditinggal ibunya dan masih sering komunikasi via telepon dari kaleng yg pake benang itu 😦

23. Danny Boy

Danny Boy dibawain sama semua lead vocal nya Soshi (Taeng, Sica, Seo, Fany, Sunny). Lagunya lumayan sendu sih dan mereka pake outfit merah rok item gitu mirip pakean cina

24. Complete

Well, ini nih lagu yg suka bikin merinding kalo nonton di layar kaca. Serem abis feelnya. berasa banget loh ni lagu. Ngedengerin langsung malah bikin tambah merinding hahaha

Abis lagu ini, mereka masuk ke backstage lagi, tp ngga lama kemudian muncul deh tuh perahu layar warna pink yg cute abis hahaha

25. My Child

Well, di bagian My Child ini banyak banget fanservice nya loh. surgax abis lah pokonya hahaha

beres si perahu pulang ke kandangnya, muncul VCR lagi deh. kali ini VCR nya tentang si Key ama Taemin itu loh

26. NaengMyun

nah di sini nih bagian cuteness overload nya muncul. Pake outfit karet + hotpants bawain lagu Naengmyun dan kembali fanchant diteriakkan ampe urat melecot lagi hahaha

27. Hahaha

kembali lagu beat dengan irama ceria, Hahaha dan fanchant nya gampang banget, cuma one two three four, doank 😛

28. Gee

akhirnya si lagu legenda muncul, Kali ini seolah dihipnotis disuruh ngedance loh hahaha. mayan lah sering nonton videonya jadi lumayan apal dance nya 😛
di sini ada yg kocak. Ada Sone yg ngelempar foam hati ke Hyoyeon eh ama doi malah dilempar balik hahaha. Dasar

Abis Gee, semua member talk lagi, dan kali ini Tippani lagi yg banyak ngomong :3
Intinya doi nanya udah pada cape blum? dan kayak paduan suara semua jawab “NOOOOOO!” tp trus si Fany bilang “wow, that’s amazing, but actually we are really tired” dan semunya langsung serempak “Aaaahhhhh” kocak abis hahaha. Udah gitu fanservice lagi, semua member ada aja tingkahnya mulai dari Yuri ama Sica yg becandaan, Sunny ama Hyoyeon yg guyonan mulu, sampe Taeng yg sibuk bolak balik ngambil air minum :3
abis itu di akhir Seo bilang kalo ini lagu terakhir di konser ini, judulnya Forever

29. Forever

di sini nih momen sedih, sedih karena konsernya udah mau udahan tp ada senengnya juga soalnya Sunny tiba tiba ngehampirin balkon depan terrace saya dan Yoona juga 😛

Setelah lagu ini, mereka pada bikin 90 degrees bow as usual. Well, I’m touched BTW, dan sedihnya udah gitu pada ke backstage lagi.

Ga lama kemudian semua orang pada tereak “ENCORE ENCORE ENCORE!!!” dan saya pun ikutan. Ga lama, 3 menit kemudian, stage jadi gelap lagi dan muncul deh gadis gadis Indian ngebawain Into The New World, The Legendary Song! 😀

30. Into The New World

Well, ini lagu legenda banget, dan fanchant nya pun gampang lagi 😛

31. Himnae

abis ITNW, dilanjut lagu yg cukup legenda juga, Himnae. di sini semua member lari lari keliling panggung dan berfanservice ria. Sialan envy banget ama yg d pen C ama B lah hahahaha

di Himnae ini ada kejadian lucu, dimana Yoona mungut boneka beruang trus dia main-mainin ama si Sunny tepat di depan terrace saya! abis gitu si Yoona naro lagi bonekanya ke lantai, diambil ama Sunny dan dilempar lah sama dia ke pen C. Gila itu di Pen C langsung rebutan kyk rebutan duit! alhasil yg dapet boneka lemparan si Sunny itu mbak mbak yg abis nangkep itu boneka secara luar biasa tiarap dan ga bangun-bangun selama 10 menit ckckck

abis Himnae akhirnya perpisahan beneran. Di sini mereka pada cerita tentang Chilli Crab, keinginan ke sini lagi taun depan, sampe suatu momen pas Taeng ama Sunny ngomong pake bahasa Korea yg bilang ….Indonesia! mungkin karena mereka melihat di pen B itu isinya orang yg bawa towel Indonesian SONE!
trus tiffany nanya, “Anyone here from Indonesia?” dibarengi celetuk Sica “I Love Bali!” sontak dah seisi stadium pada tereak UWOGHHHH… macem Sparta di film 300. Luar biasa loh. Abis itu mereka ngomong lagi kalo Singapore beautiful city dan lainlain lah dan akhirnya konser udahan ditutup dengan Fantastic, yg kata Tiffany itu special for You, Our Fantastic Fans! :3

32. Fantastic

di sini semua member nyebar dan memberi banyak fanservice terakhir. yg ke balkon saya tuh kalo ga salah Yoona ama Tiffany. Surgax abis 😛
Setelah beres Fantastic, semua member kemudian mapay (mengurut) menyambangi tiap spot panggung dan 90 degrees bow sambil “Kamshahamnida” .. well, quite manner 😀
Nah pas balik ke depan panggung, SoneID yg berdiri di pen B ngelempar anduk tepat ke panggung dan langsung dipungut dan dipake ama Sooyoung coba! Makin kesurupan lah orang orang di sini hahaha
Abis itu semua member balik ke backstage dan konser berakhir 😦

—————

My overall comments about the concert :
beda sekali kalo liat di layar kaca mau 1080p atau berapapun dengan melihat secara langsung. Feel dan atmsfernya yg ngebedain 😛
Overall saya puas sekali ngeluarin uang  demi dateng ke konser ini, dari segi stage, lighting, sound, laser dan efek cukup memikat dan memanjakan. Ga salah sgRITS berambisi bikin konser Kpop termahal di Asia Tenggara hahaha

Tepat pukul 23.00 waktu setempat saya bergegas pulang, nitip salam buat rombongan dari Indonesia lain dan segera berlari ke stasiun demi mengejar kereta terakhir ke Admiralty. Untungnya masih ada dan saya sampe di Admiralty pukul 24.00 dan hebatnya lagi, jam 12 tengah malem di sono masih rame dan sama sekali ga ada bahaya apapun coba! Makanya saya berani pulang jalan kaki dari stasiun ke apartmen. Dan sampe di apartmen, mandi bentar langsung tidur. Gak kuat hahaha

credit to those who provide the fancam and pic